Arsip

Archive for Desember, 2010

Terdiam

Sabtu, 25 Desember 2010 2 komentar

Bermula saat ku buat kau kecewa
Kaupun terdiam tak mau bicara
Tanpa kata tanpa sapa
Hampa tanpa tatapan mata

Tahukah kau bila kupun terluka
Penuh tanya tanpa tahu jawabnya
Hingga hatiku dipenuhi air mata
Meski tak terungkap di raut muka

Kini ku tenggelam dalam lautan duka
Dunia tak lagi terasa nikmatnya
Indah menghilang dari kosakata
Menyisakan hawa kelam neraka

-This is how i feel when my mom gettin mad to me, even it just because of a simple misunderstanding but i don’t know why she be that mad to me. It seems like i’ve been dying too long, but death still shy to come…, 24 Desember 2010-

Iklan
Kategori:Dark side Tag:,

*hipnotis cinta

Jumat, 10 Desember 2010 Tinggalkan komentar

Cinta…
Ternyata benar bisa membuat gila
Bagai terhipnotis akut tak berdaya
Menguras habis logika di kepala
Hingga hanya menyisakan satu kata

Hanya karena cinta…
Akal tak lagi punya kuasa
Tubuhpun rela lakukan segalanya
Abaikan semua seisi dunia
Hingga sakitpun tak sempat dirasa

Bukan, bukan aku…
Ku hanya terpana penuh tanya
Mengapa ku belum juga merasakannya
Apa mungkin aku yang sudah gila
Hilang peka angkuh mati rasa

-Ckckck… gambaran cinta yang saya dapat dari kisah teman yang dilanda cinta, walau terus disakiti namun tetap tak mau berhenti. Semua “pertanyaan” dan “pernyataan” yang saya berikan pun tak pernah dihiraukan. Hihihi…, 10 Desember 2010-

*In view of first met

Senin, 6 Desember 2010 Tinggalkan komentar

In view of…
First time i met u
My heart turn into blue
I really don’t know what to do
Even to say “how are u?”

Is this love…?
I would never know it for sure
Cos i never felt this way before
The only thing i know is that i miss u more
Thinking of you never make me bored

-Just Misses some…., December 6th, 2010-

*Khilaf akan citra

Kamis, 2 Desember 2010 Tinggalkan komentar

Citra…
Pesona warna diri manusia
Indah tercipta bukan dicipta
Tak perlu dipahat pula dipatri
Biarkan ia terbentuk alami

Khilaf…
Kata yang setia temani manusia
Itulah mengapa “MAAF” tercipta
Tak perlu takut citra kan sirna
Siapa tulus dia kan tetap dicinta

Hai penguasa..
Mengapa sibuk mengukir citra?
Habis waktu terpaku rangkai kata
Menebar wacana memutar balik fakta
Hanya sekedar tuk memoles tahta

Cukup..
Tak perlu lagi bermain kata
Akui saja khilaf dengan legawa
Kelak kau kan menuai cinta
Bersahaja penuh wibawa

-Sekedar ungkapan rasa gregetan saya melihat sikap para penguasa yang sibuk membodohi rakyatnya,  2 Desember 2010-

Kategori:Our nation Tag:, ,
%d blogger menyukai ini: